Sambut HUT 261 Masyarakat Yogyakarta Gelar berbagai Festival

Hut kota jogja 621

Sambut HUT 261 Masyarakat Yogyakarta Gelar berbagai Festival

 

 

HUT kota Jogja ke 261 sangat meriah di ikuti dari berbagai kecamatan. Nama jogja atau Yogyakarta   terambil dari dua kata, yaitu Ayogya atau Ayodhya yang berarti “kedamaian” (atau tanpa perang, a “tidak”, yogya merujuk pada yodya atau yudha, yang berarti “perang”), dan Karta yang berarti “baik”. Ayodhya merupakan kota yang bersejarah di India di mana wiracarita Ramayana terjadi. Tapak keraton Yogyakarta sendiri menurut babad (misalnya Babad Giyanti) dan leluri (riwayat oral) telah berupa sebuah dalem yang bernama Dalem Gerjiwati; lalu dinamakan ulang oleh Sunan Pakubuwana II sebagai Dalem Ayogya[

Kota Yogyakarta (Jawa: Kutha Ngayogyakarta, Hanacaraka, ꦑꦸꦛꦔꦪꦺꦴꦒꦾ​ꦏꦂꦠ) adalah ibu kota dan pusat pemerintahan Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Kota Yogyakarta adalah kediaman bagi Sultan Hamengkubawana dan Adipati Paku Alam. Kota Yogyakarta merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia dan kota terbesar kempat di wilayah Pulau Jawa bagian selatan setelah Bandung, Malang, dan Surakarta menurut jumlah penduduk.

Salah satu kecamatan di Yogyakarta, yaitu Kotagede pernah menjadi pusat Kesultanan Mataram antara kurun tahun 1575-1640. Keraton (Istana) yang masih berfungsi dalam arti yang sesungguhnya adalah Keraton Ngayogyakarta dan Puro Paku Alaman, yang merupakan pecahan dari Kesultanan Mataram. (sumber :https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Yogyakarta?veaction=edit&section=18)

 

HUT  kota jogja ke 621

jogjajourney.com memperingati hut ke 261 kota jogja

HUT  kota jogja ke 621

HUT kota jogja ke 261

Dalam rangka memperingati HUT ke 261 kota jogja, warga Yogyakarta bermacam macam seperti menggelar tirakatan sambil ngopi bareng di Festival Kopi, hingga pagelaran wayang (Wayang Jogja Night Carnival)
Seluruh kecamatan di Kota Yogyakarta akan menggelar festival di wilayahnya masing-masing sebagai bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun ke-261 Kota Yogyakarta. Selain itu ada Pawai berupa seni jalanan dengan konsep wayang yang digelar di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman sampai Margo Utomo ini melibatkan 2.000 peserta dari 14 kecamatan di Yogyakarta. Mereka menampilkan beragam tokoh wayang diiringi musik yang menjadi satu kesatuan. Tugu Yogyakarta menjadi panggung utama yang dihiasi pendar lampu dari video mapping.Sultan menilai, peringatan HUT ke 261 kota jogja  bisa bermakna kultural, yakni sebagai wahana introspeksi diri, serta historis yaitu merefleksikan sejarah kota Yogyakarta selama 261 tahun. Ketika itu, Sultan HB I pindah dari Ambarketawang ke Keraton Yogyakarta. E

dipersembahkan oleh
Web: jogjajourney.com
Fb: jogjajourney
Twitter: @jogjajourney
Youtube: jogjajourney channel
ig: jogja_amazingjourney
Playstore: jogjajourney

Tinggalkan Balasan

Note: Comments on the web site reflect the views of their authors, and not necessarily the views of the bookyourtravel internet portal. Requested to refrain from insults, swearing and vulgar expression. We reserve the right to delete any comment without notice explanations.

Your email address will not be published. Required fields are signed with *

*
*